Desa Gunung Besar Diverifikasi ProKlim Utama oleh Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
Berita

Desa Gunung Besar Diverifikasi ProKlim Utama oleh Kementerian Lingkungan Hidup / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup

01 Agustus 2025

BATULICIN - Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, resmi menjalani verifikasi Program Kampung Iklim (ProKlim) kategori Utama. Proses verifikasi dilakukan oleh Verifikator ProKlim atas nama Indo Esa dari Sekretariat ProKlim Kementerian Lingkungan Hidup.

Dalam verifikasi tersebut, tim verifikator meninjau secara daring berbagai aksi nyata masyarakat Desa Gunung Besar dalam menghadapi perubahan iklim, seperti pengelolaan sampah terpadu, penghijauan, konservasi air, pengembangan pertanian ramah lingkungan, hingga pemanfaatan energi alternatif.

Kepala Desa Gunung Besar menyampaikan bahwa keberhasilan desanya tidak terlepas dari pembinaan Desa Pulau Burung sebagai desa ProKlim Pembina, serta dukungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu dan PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin. “Kolaborasi ini memperkuat semangat warga dalam menjalankan aksi mitigasi dan adaptasi iklim. Kami berharap Desa Gunung Besar dapat lolos sebagai penerima penghargaan ProKlim Utama 2025,” ujarnya.

Perwakilan verifikator Indo Esa mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat. “Kami melihat program berjalan dengan baik dan konsisten. Dukungan dari desa binaan, pemerintah daerah, dan pihak swasta menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan iklim di Desa Gunung Besar,” ungkapnya.

Kepala DLH Tanah Bumbu yang diwakili Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup menambahkan, pihaknya terus mendorong sinergi lintas sektor untuk mendukung desa-desa dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “ProKlim bukan hanya program penghargaan, tetapi wadah nyata bagi masyarakat untuk beradaptasi sekaligus menjaga lingkungan,” katanya.

Dengan dilaksanakannya verifikasi ini, Desa Gunung Besar berpeluang besar meraih Penghargaan ProKlim Utama Tahun 2025, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Tanah Bumbu maupun Kalimantan Selatan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.