BATULICIN - Masih dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2024 di lingkup Kabupaten Tanah Bumbu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan melaksanakan kegiatan Bazar Barter/Tukar Sampah Anorganik Bernilai Ekonomis dengan aneka jenis sembako. Kegiatan ini di support oleh Tim Bank Sampah Induk (BSI) BANG JULPIKAR’S UPTD Pengelolaan Sampah. Agenda ini sesuai dengan salah satu sasaran kegiatan BSI dengan akronim BANG JULPIKAR’S yaitu SUMBANG, JUAL, PILAH, dan TUKAR SAMPAH. Bahwa selain seperti kegiatan Bank Sampah Lainnya yang masih fokus pada aktifitas pemilahan lalu dijual ke pihak lain, BSI BANG JULPIKAR’S juga ingin hadir di tengah-tengah masyarakat dengan bentuk kegiatan lainnya seputar dengan pengelolaan persampahan, sekaligus dalam rangka mendukung kemeriahan Pesta Pantai Mappanreritasi’e dalam rangka agenda peringatan HUT Kabupaten Tanah Bumbu dengan menyisipkan pesan “Ramah Lingkungan”.
Rencana lokasi kegiatan akan
dilaksanakan di stan BSI BANG JULPIKAR’S di area Pesta Pantai Pagatan pada
tanggal 28 April 2024 di mulai dari pukul 10.00 Wita s.d. Selesai. Masyarakat
bisa mebawa sampah anorganik bernilai ekonomisnya seperti botol air mineral
berbagai merk, kertas, kardus, kaleng dalam kondisi bersih ke stan BSI dan
nantinya petugas akan menilai kondisi dan jumlah sampah tersebut yang akan
dibarter dengan berbagai jenis sembako yang tersedia. Selain kegiatan
barter/tukar sampah, selama penyelanggaraan pameran expo, DLH juga melaksanakan
kuis pertanyaan berhadiah langsung dan juga undian berhadiah utama televisi,
sepeda, kipas angin, magic com dan hadiah menarik lainnya bagi siapapun yang menyetorkan
kerajinan tangan dari bahan bekas bernilai manfaat ke stan DLH. Undian tersebut
akan dilaksanakan di malam puncak Pesta Pantai di hari Sabtu tanggal 27 April
2024.
Agenda ini sebagai media
publikasi ke masyarakat tentang adanya layanan BSI BANG JULPIKAR’S dan juga
sekaligus sebagai media sosialisasi ke masyarakat bahwa upaya pemilahan sampah
wajib dilakukan dari rumah tangga ataupun sumber lainnya seperti perkantoran,
sekolah, unit usaha, dan lainnya. Edukasi ke semua pihak untuk mengingatkan betapa
pentingnya melakukan pengurangan sampah di tengah makin meningkatnya volume
timbulan sampah di Kabupaten Tanah Bumbu, dan pesan pentingnya jika kita bijak
kelola sampah maka akan bisa menjadi sirkular ekonomi bagi para pelaku yang
terlibat di dalamnya. Pada akhirnya jika pola ini menjadi budaya, volume sampah
yang masuk ke TPA akan berkurang dan terwujud lingkungan Kabupaten Tanah Bumbu
yang lebih bersih.